Langsung ke konten utama

Postingan

Welcome Milanisti

AC Milan vs AS Roma: Preview Lengkap Jelang bertemu Serigala Ibukota

  Persiapan AC Milan Menuju Laga vs AS Roma AC Milan akan menghadapi AS Roma di laga Serie A yang diprediksi menjadi salah satu pertandingan penting dalam perebutan posisi papan atas. Rossoneri datang dalam tren positif, baru saja meraih kemenangan tipis atas Lecce lewat gol Niclas Füllkrug yang membuat Milan tetap bersaing di papan atas klasemen Serie A 2025/26. Pelatih Massimiliano Allegri kemungkinan akan tetap mengandalkan struktur permainan yang matang dengan fokus pada keseimbangan lini tengah dan pertahanan sambil mencari efektivitas di depan gawang. Strategi Milan: Control & Efficiency Strategi utama Milan diperkirakan akan tetap berfokus pada: Kontrol ritme pertandingan dari lini tengah Menciptakan peluang terukur melalui kombinasi sayap dan distribusi dari gelandang Meminimalkan ruang transisi saat bertahan Allegri dikenal dengan pendekatannya yang pragmatis, mengutamakan keseimbangan antara pertahanan dan serangan , bukan semata agresivitas tanpa kontrol. Artikel...
Postingan terbaru

Allegri Bukan Anti Menyerang, Ia Anti Chaos

Massimiliano Allegri sering dilekatkan dengan label pelatih defensif dan pragmatis. Dalam konteks AC Milan, anggapan tersebut kembali mencuat karena gaya bermain Rossoneri yang kerap terlihat menahan tempo, terutama ketika sudah unggul. Namun jika ditelaah lebih dalam, pendekatan Allegri bukan soal menolak sepak bola menyerang, melainkan tentang menolak chaos dalam permainan . Bagi Allegri, sepak bola modern terlalu sering terjebak dalam permainan transisi tanpa kendali. Ia percaya bahwa tim besar tidak hanya ditentukan oleh seberapa agresif menyerang, tetapi oleh kemampuan menjaga struktur, jarak antar lini, dan penguasaan tempo pertandingan. Filosofi Dasar Allegri: Kontrol Lebih Penting dari Intensitas Allegri tidak pernah secara eksplisit menolak pressing atau permainan cepat. Namun ia menempatkan intensitas sebagai alat, bukan identitas. Dalam sistemnya, menyerang harus dilakukan dengan struktur yang jelas dan risiko yang terukur. Di AC Milan, prinsip ini terlihat dari: Jara...

Fondasi Inti Strategi Allegri di AC Milan: Posisi Kunci yang Menentukan Keberhasilan

Kalau ngomongin Massimiliano Allegri, biasanya orang langsung kebagi dua: yang bilang dia jenius pragmatis, sama yang bilang dia cuma pelatih defensif yang “beruntung”. Tapi kalau ditarik lebih dalam, sebenernya Allegri itu pelatih yang sangat tergantung pada satu posisi . Dan ini bukan rahasia besar, cuma sering nggak disadari. Tanpa posisi ini, jujur aja… Allegri kelihatan medioker. Allegri Bukan Pelatih yang “Bikin Sistem dari Nol” Allegri itu bukan tipe pelatih kayak Guardiola atau De Zerbi yang menciptakan sistem kompleks. Dia bukan juga tipe yang ngejar dominasi bola atau pressing gila-gilaan. Allegri itu pelatih yang: Baca situasi Main aman Nunggu momen Dan mengontrol pertandingan lewat keseimbangan Nah, semua itu cuma bisa kejadian kalau satu posisi ini jalan . Posisi Paling Penting di Dunia Allegri: Gelandang Tengah Pengatur Irama Mau formasinya 4-3-3, 3-5-2, atau 4-2-3-1, ada satu benang merah di tim Allegri: harus ada gelandang yang “ngatur segalanya...

Why Niklas Füllkrug Makes Tactical Sense as AC Milan’s New Striker

  Sumber: skor.republika.co.id AC Milan’s Striker Dilemma Under Allegri Since Massimiliano Allegri’s return, AC Milan have shifted toward a more pragmatic, structure-first approach. While Milan possesses quality wide players like Rafael Leão and Christian Pulisic, the striker role remains problematic. The team often lacks a physical reference point , especially against deep-defending Serie A opponents. This is where Niclas Füllkrug becomes a relevant and logical option. Niclas Füllkrug: Profile and Playing Style Age: 32 Height: 1.89 m Position: Centre Forward Style: Target man / Box striker Füllkrug is not a modern pressing-forward who thrives on pace. Instead, he excels at hold-up play, aerial duels, and intelligent movement inside the box . His game is built on efficiency rather than volume, making him suitable for teams that prioritize control and structure. Statistical Snapshot: What Füllkrug Offers In recent top-level seasons, Füllkrug has consistentl...

AC Milan Target Jay Idzes: Could He Become the First Indonesian-Heritage Player in Milan?

  AC Milan’s New Defensive Project: Why Jay Idzes Is on Their Radar AC Milan continues to search for defensive reinforcements ahead of the 2025/26 rebuild under Max Allegri. With injuries, inconsistency, and the need for depth in the backline, the club is now linked with Venezia’s standout defender Jay Idzes , who has attracted attention across Serie A for his composure, maturity, and tactical discipline. The intriguing storyline is this: Idzes is of Indonesian descent , making him potentially the first Indonesian-heritage player ever to join a club in Milan — AC Milan or Inter. This angle alone has generated huge buzz among Southeast Asian football fans. Who Is Jay Idzes? A Quick Profile Age: 24 Club: Venezia Position: Centre-back / Ball-playing defender Foot: Right Background: Dutch-Indonesian heritage Idzes has become one of Venezia’s most reliable players in Serie A, showing tactical intelligence far beyond his age. His calmness on the ball, long-ran...

Santiago Giménez Siap Hengkang Januari 2026? Kutukan Striker Milan Berlanjut?

Sumber: (Liputan6.com) Latar Belakang: Harapan Tinggi Terhadap Giménez Giménez diboyong ke AC Milan dari Feyenoord dengan harapan besar. Di Feyenoord, ia mencetak 65 gol dalam 105 penampilan — catatan impresif yang membuat Milan menaruh kepercayaan besar. Reuters Awalnya ia menunjukkan potensi: di laga awal bersama Milan , Giménez sempat menunjukkan tajinya. AC Milan Tapi kini, kabar berkembang bahwa Milan mempertimbangkan melepas Giménez pada bursa transfer Januari 2026. BolaSkor Statistik Terbaru & Realita Performa Menurut catatan musim 2025/26 di Serie A: Dalam 9–11 pertandingan bersama Milan, Giménez belum mencetak gol dan belum memberikan assist. Tribuna Secara keseluruhan sejak kedatangannya ke Milan: total 23 penampilan di Serie A, dengan 5 gol dan 2 assist. Itu membuat rata-rata gol/menit (G/90) cukup rendah dibanding ekspektasi besar saat ia direkrut. StatMuse Dalam statistik penyesuaian peluang: tim Milan punya xG (expected goals) yang cukup namun realisas...

Dosa Besar Stefano Pioli di AC Milan: Rekor Suram di Derby Milan

 Sumber Gambar: (Sempremilan.com) Stefano Pioli mungkin menjadi salah satu pelatih yang paling diingat oleh Milanisti karena mampu membawa AC Milan meraih juara Serie A setelah 11 tahun tidak pernah memenangkannya. Serta membawa Milan bermain di Liga Champions berturut-turut.  Tetapi Pioli juga memiliki "dosa" besar yang tidak bisa dimaafkan para fans, Iya dosa yang teramat besar, yang bahkan tidak menyangka hal ini akan terjadi. Apakah itu? 1. Derby della Madonnina: Kutukan yang Tak Terobati Sepanjang masa kepelatihan Stefano Pioli di Milan, derby melawan Inter Milan berubah menjadi kutukan. Catatan menunjukkan Milan di bawah Pioli hanya meraih 3 kemenangan, 2 imbang, dan menjalani lebih dari 9 kekalahan ketika menghadapi Inter di berbagai kompetisi. skor.id Bahkan Pioli menjadi pelatih dengan rekor terburuk derby — ia menjadi pelatih pertama yang mengalami 6 kekalahan derby berturut-turut . Yahoo Sports 2. Dampak Kekalahan: Moral Klub & Fans Terpuruk Derby bukan s...